What's so special?

Most (if not all) programming textbooks known to me have three properties of the terms inside: redundant, inconsistent, and poorly defined. This book is strikingly different. There is no redundant term. The terms are consistent and well defined.

In addition, most (if not all) of them teach using the term 'keyword'. The courses on this website do not teach programming using the term 'keyword' at all. The courses use six main concepts of programming. They are universally applicable for all topics in the implementation (or the source-code) of any programming: be it network, database, logic, etc.

The plethora of programming languages begs the question: what programming-language used to introduce programming? I made NUSA (Neat Uniform Simple Architecture) for that. NUSA is architecturally simple: it's syntax is written with six main concepts of programming in mind. Its syntax is neat so that the programs' source-code written in NUSA have high degree of uniformity in declaration and definition.

The courses are not limited to NUSA. The courses in this website use C and SQL. NUSA is chosen because it helps understanding the programming better than any other programming-language.

About the Author

Bernaridho Imanuel Hutabarat is the creator of NUSA programming language. He graduated from Bandung Institute of Technology in 1992 (Bachelor of Engineering), and Coventry University in 1997 (M. Sc in Operational Telecommunication). He received an award from CICC Tokyo, earned highest mark in Oracle exam in his company while working in USA, and chosen by Lenovo Singapore to be Olympic 2008 Torch Bearer.



Some Comments for this website...

  • From : Gading Siahaan

    "Salam kenal.

    Saya masih belum banyak membaca artikel anda secara tuntas, namun saya tertarik untuk bertindak seperti anda dalam dunia IT, sejak usia 8 tahun saya berkeinginan besar menciptakan bahasa program komputer dan saya kagum dengan kemampuan anda dalam menciptakan bahasa BATAK/NUSA.

    Jika anda tidak keberatan memberi jawaban atas pertanyaan saya berikut : 1. Dalam membuat konsep bahasa apa saja alat yang digunakan (dalam arti lain apakah memerlukan software atau tools tersendiri) ?. 2. Bersediakah anda memberitahu saya nama alat yang dibutuhkan atau digunakan tersebut? Dan apa saja itu?. 3. Hal apa saja yang menjadi bagian fokus dari menciptakan bahasa program baru buatan sendiri itu?.

    Saya pernah berkreasi memanipulasi bahasa php dengan tujuan coba-coba namun hasilnya tidak seperti yang diharapkan saya semdiri.

    Saat ini saya masih melakukan penelitian sendiri dengan modal sendiri dan kemampuan sendiri. Saya berkeinginan kuat mengembangkan bahasa NUSA menjadi bahasa BANGSO sehingga mampu digunakan dengan level high end dan tingkat penggunaannya sama seperti LINUX dll yang akan menjadi kebutuhan dasar dalam pengembangan tehnologi laser sentuh tanpa media fisik.

    Terima kasih atas tanggapan dan arahannya.

    Horas mauliate."


  • From : Yoedo

    "Waaah … TOP. Super duper malah, hehe ... Ya belajar dengan cara seperti ini yang diharapkan tidak menjadikan ilmu pemrograman “sekedar bisa”. Kadang seringkali saya berpikir, lalu apa bedanya jika “sekedar bisa” dengan tukang ketik ? Kalau dikata sama sama menyentuh keyboard, ada benarnya. Tapi dengan adanya konsep yang jelas, semuanya jadi lain.

    Oleh karena itu, saya ucapkan terima kasih banyak atas sumbangsih Pak Bernar dalam dunia programming. Dan sepertinya saya masih level penerus pesan kebaikan ke semua objek."